Indonesia Sudah Jadi Pabrik Narkotika



Berita Terpercaya ~ Terungkapnya pengiriman sabu ini bermula dari bisikan intelijen kepada Bea Cukai dari BNN pada 9 Januari 2018. Saat itu Tim Bea Cukai langsung bergerak dengan menyisir perairan di Rayeuk, Aceh Timur. Di sana mereka menemukan speedboat yang diduga mengangkut sabu dan langsung mengejarnya.

Efek Narkoba Terhadap Perekonomian Indonesia Ternyata Besar

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan peredaran narkoba sangat mengganggu pertumbuhan ekonomi Indonesia. “Narkoba ini kan undergroud economy illegal, sehingga ia tidak tercapture. Dia menggerus daya beli masyarakat. Membeli dengan barang-barang ini yang kemudian salah satunya tidak terekam. 

Sehingga dari sisi GDP kita atau ekonomi kita tidak terekam tapi valuenya ada,” kata Sri Mulyani di Kantor Pusat Bea Cukai, Gedung Kalimantan, kawasan Jakarta Timur, Jumat (19/1).

40 Ribu Tersangka Kasus Narkoba

Sri Mulyani juga mengatakan jika narkotika juga bisa merusak tulang punggung ekonomi bangsa ini. Sebab masyarakat yang telah terpapar narkotika tidak akan produktif lagi. "Masyarakat yang harusnya produktif, inovatif, menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia, tapi sudah dirusak oleh narkoba maka Indonesia tidak akan memiliki tenaga kerja muda yang justru malah menjadi beban,” kata Sri Mulyani. 

Sri Mulyani mengatakan Indonesia sudah lama menjadi tempat transit peredaran narkoba, bahkan sekarang menjadi pangsa pasar yang luar biasa dari barang haram tersebut. Sementara Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjem Budi Waseso mengatakan Indonesia sudah menjadi pabrik narkotika. “Kami sudah bersinergi dengan TNI dan Polri, dua kali TNI Angkatan Laut di Kepri juga berhasil menyita narkoba di lautan,” Kata Budi Waseso.


Budi juga mengatakan jika empat tersangka yang tertangkap dalam kasus ini ternyata bukan pemain baru. “Tersangka juga ternyata ada yang sedang menjalani hukuman. Tapi dia yang mengendalikan dan memesan,” kata Budi. Bahkan, Budi melanjutkan, ada beberapa kasus narkoba yang dikendalikan oleh penghuni Lapas.

Karena itu ia mengimbau semua pihak untuk lebih serius dalam memberantas narkoba. Sebab peredaran narkoba saat ini sudah begitu marak. Ia mencontohkan, sepanjang 2017 terungkap 40 kasus narkoba dengan jumlah tersangka mencapai 40 ribu orang. "Itu yang menjadi permasalahan di Lapas,” katanya. 


Masyarakat harus berani melaporkan kasus narkoba

Sri Mulyani mengatakan, agar upaya pemberantasan narkoba bisa maksimal, diperlukan peran aktif masyarakat. Ia meminta masyarakat berani melaporkan setiap kali ada kasus narkoba di lingkungannya. Sebab, kata Sri Mulyani, "Infiltrasi narkoba begitu sangat agresif."


Mau Dana Lebih Dengan Modal Kecil??
Coba Saja Klik Link Ini ==
TogelOnline Modalnya 20.000 Doang!!




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Dapatkan Kehamilan Yang Jauh Lebih Sehat

Kepala Bayi Tanpa Badan Menjadi Rebutan Anjing Untuk Dimakan

Ribuan Cewek Menolak Dia Karena Bentuk Badannya, Tapi Penampilan Sekarang Bisa Bikin Kamu Berdecak Kagum