Janda Miskin Ini Menyambung Hidup Dengan Memungut Sisa Biji Kakao

Berita Terpercaya ~ Janda miskin Sukma Damayanti dan putrinya Julianti harus berjuang hidup dalam kemiskinan, mereka tinggal di sebuah gubuk berdinding pelepah nipah dan serpihan kayu di hutan.
Untuk menyambung hidup mereka bekerja memunggut sisa biji kakao yang terbuang di kebun warga ataupun mengumpulkan biji kakao sisa makanan tikus di kebun milik warga.
Hasil pungutan biji kakao di jual dengan harga 10rb / kg, dan hasil jualnya akan di beli beras.

Mengumpulkan kakao 1 kg bukan hal mudah. Sukma dan julianti harus menyisir kebun ke kebun milik warga sejak pagi hingga sore, jika Julianti sekolah Sukma mencari biji kakao sisa tikus di kebun warga seorang diri.
Biji kakao yang bercampur sampah dedaunan dan tanah dibersihkan dan dipisah-pisahkan terlebih dahulu. Lalu dijemur atau dikeringkan, proses pengeringan butuh waktu dua atau tiga hari untuk mengeringkan biji kakao ini sebelum bisa dijual ke pedagang.
Saat hasil pugutannya tak cukup untuk membeli satu kilogram beras, Sukma kerap membeli makanan apa saja seharga hasil yang ia dapatkan hari itu. Jika tak ada makanan, ia kerap memungut biji sukun yang jatuh di kebun warga untuk direbus sebagai pengganjal perut.
Kesehatan Sukma juga kurang baik kerap sakit-sakitan, apa lagi saat kena guyuran hujan sembari menahan lapar saat menyisir kebun mencari biji coklat. Namun ia harus kuat agar bisa membeli beras untuknya dan sang buah hati.
Di tengah kemiskinan yang menderanya, Sukma dan Julianti memiliki mimpi. Mereka bertekad mewujudkan mimpinya yakni kelak kehidupannya bisa berubah lebih baik dibanding sekarang.
Mau Dana Lebih Dengan Modal Kecil??
Coba Saja Klik Link Ini ==TogelOnline Modalnya 20.000 Doang!!

Komentar
Posting Komentar